Mengapa Maaf ?

Posted on September 24, 2008 by meongmeong8.
Categories: Uncategorized.

Dear kamu,

Kamu pernah mengatakan, walaupun aku sudah memiliki hidup sendiri tapi jika tidak mau menceritakan sedikit saja hidupku kepadamu berarti aku masih memendam kemarahan yang tidak berujung pada persoalan itu.

Kamu juga pernah mengatakan kepadaku mengenai perasaan bersalah mu yang tidak juga bisa berhenti walau sudah sekian tahun.

Dan aku pun menuliskan pada mu, “Jalani saja hidup kalian sendiri dan meminta maaf lah pada yang Menggenggam Jiwa. Jangan lagi pada ku”

Kemudian, kamu dan banyak orang menyimpulkan bahwa aku tidak akan pernah memberi  maaf dan terjebak pada lingkaran amarah.

Banyak orang, termasuk kamu pun menganggap bahwa jika aku memaafkanmu maka :

·         Pemaafanku terjadi secara total dan sekaligus.

·         Perasaan negatif terhadap kamu berganti menjadi perasaan positif.

·         Ketika memaafkan kamu, aku mengakui bahwa perasaan negatifku padamu adalah salah serta tak dapat dibenarkan.

·         Aku  tidak akan mendapat imbalan apa pun.

·         Aku melupakan luka hatiku yang disebabkan olehmu

Bukan..Bukan itu maksudku.. Itu keliru (Janis Spring (1996)..

Sadarkah kamu..memberi maaf bukan berarti mengampuni kesalahan, tidak mendendam, memberi remisi, atau pembebasan seperti yang selama ini dianut banyak orang ?

Menurut Cullough, Worthington, Rachal (1997), secara psikologis, memaafkan merupakan proses menurunnya motivasi membalas dendam dan menghindari interaksi dengan orang yang telah menyakiti sehingga cenderung mencegah seseorang berespons destruktif dan mendorongnya bertingkah laku konstruktif dalam hubungan sosialnya.

Memaafkan adalah bagian dari proses yang dimulai ketika aku berbagi rasa sakit hati setelah peristiwa menyakitkan berakhir dan akan berkembang begitu aku punya pengalaman mengoreksi diri, yang membangun kembali rasa percaya dan keakraban terhadap orang lain.

Jadi, berdasarkan proses memaafkan diatas, kuberikan saja beberapa fakta memaafkan yang ada pada mu.

Fakta yang pertama. Proses memaafkan selalu berlangsung sangat perlahan. Mungkin saat ini aku hanya dapat memaafkan kamu sebanyak 10 persen kemudian seiring dengan berjalannya hidupku mungkin aku dapat menambahnya sampai 50 persen tetapi tak akan pernah lebih banyak lagi.

Fakta yang kedua. Beberapa orang mungkin bertahan untuk memaafkan dengan melihatnya sebagai ”penghentian permusuhan atau dendam”. Penghentian permusuhan merupakan suatu kondisi di mana kepahitan lenyap digantikan rasa cinta dan kasih. Padahal sebenarnya tak ada orang mampu mencapai kondisi seperti itu. Dalam hidup, luka psikis tak pernah sepenuhnya sembuh atau menghilang serta secara ajaib kemudian digantikan hal positif lain. Yang benar, seperti halnya cinta yang matang, memaafkan membolehkan adanya pertimbangan serempak antara perasaan yang bertentangan, gabungan dari rasa benci dan cinta. Jadi, ketika memaafkan maka rasa benciku pun akan tetap ada.

Fakta yang ketiga. Sebenarnya, dengan memaafkan bukan berarti aku mengingkari kesalahanmu yang telah terjadi tetapi hanya membebaskannya dari ganti rugi terhadap dampak yang kamu timpakan kepada hidupku.  Dampak yang dapat berlangsung hingga kematianku.

Fakta yang kelima. Bagaimanapun aku yang disakiti kamu maka aku tak  akan pernah akan lupa seperti apa aku telah diperdaya olehmu. Setelah bertahun-tahun pun aku akan tetap bisa mengingatnya tetapi hanya sebagai bagian dari suatu gambaran atau potret.

Kamu, cobalah bayangkan sebentar saja. Hubungan kamu dan aku dapat diibaratkan sebagai sebuah danau yang semula airnya tampak tenang.  Kemudian kamu memasukkan tanpa perasaan serta melempar bebatuan yang sangat besar dan tajam disertai dengan sampah busuk yang sangat banyak ke dalam danau. Ketika kamu melakukannya maka ketenangan permukaan airnya pun akan terganggu. Timbul riak dan gelombang air di sekitar bekas lemparan batu dan sampahmu. Setelah beberapa lama, riak dan gelombang air tersebut akan kembali tenang. Seakan danau itu kembali seperti semula serta tidak ada perubahan yang berarti. Akan tetapi, tahu kah kamu ?

Tahukah kamu bahwa batuan tajam dan sampah busuk itu akan selalu tetap berada dan mengendap di dasar danau ?

Hingga pada akhirnya, Danau itu pun tidak akan pernah sama menjadi danau sebelum kamu lempari dengan batu tajam dan sampah.

 

Itu lah mengapa..aku tak mau terlalu banyak berbagi cerita hidupku dengan mu.

 

Salam hangat.

08 06 82

Posted on June 14, 2008 by meongmeong8.
Categories: Uncategorized.

Dengan Menyebut  Nama 4WI yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang

“Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari kelahiranku, pada hari wafatku, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”

                                                                                                   
Amin

(QS. Maryam, 33)

..viRRus ViRRus CinTa…

Posted on March 3, 2008 by meongmeong8.
Categories: Uncategorized.

Love

taMpaKnYa  aKhiR aKhiR ini banYak yanG keNa ViRus ciNta

perLu manGGiL dewi dewi-kah suPaYa meLakUkan "riTuaL menDatAnGkan DoKter cinTa" ?

hiHihIHhiiiiiiHi XD

s!cK

Posted on February 13, 2008 by meongmeong8.
Categories: Uncategorized.

she is sicks of being her

she realize that she is abolutely need help

but, can only scream inside without voices

..bang..bang..bang..bang…

kahlil…dari yang terkurung..

Posted on February 8, 2008 by meongmeong8.
Categories: Uncategorized.

anakmu bukanlah anakmu

mereka adalah kerinduan dari Sang Hidup

melalui mu mereka ada namun bukan dari mu

meskipun bersamamu namun MEREKA BUKAN MILIKMU

beri mereka kasih sayangmu tapi bukan memaksa isi pemikiranmu

sebab mereka berada di alam pemikirannya sendiri

kau bisa kurung raganya tapi tak bisa kau kurung jiwanya

sebab jiwanya penghuni rumah masa depan

masa depan yang tidak dapat kau kunjungi sekalipun dalam mimpi

kamu boleh menyerupai mereka

namun, TAK BISA dan JANGAN buat mereka menyerupaimu

sebab kehidupan tidak pernah mundur

kau lah sang busur dan anak mu lah sang panah

anak panah yang akan meluncur

Sang Pemanah Maha Tahu sasaran bidikan keabadian-Nya

DIA MENENTANGMU KARENA KUASA-NYA

BLoCkiNG

Posted on February 7, 2008 by meongmeong8.
Categories: Uncategorized.

duLU

diA terSuduT kaRena piLiHan caRanYa

seKaraNg

seMua terLihaT nYata

ketiKa

seBuaH NiaT denGan piLiHan caRa diCaci

memanG..

aKan seLaLu adA keriKiL..baTU

taJam

seLaMA Lillahi ta’ala…istighfar..

bersama ikan ikan

820light20in20the20darkness

A_lil_girl

aircraft noise - children

Posted on December 29, 2007 by meongmeong8.
Categories: Uncategorized.

Rhythm binds language

language binds emotion

then…emotion binds meaning

(Frances Gilbert)

B_1 

,,DoNe,,

Des, 3 almOsT  nU yeAr

heY…aDDa ManUsia

Posted on December 11, 2007 by meongmeong8.
Categories: Uncategorized.

Hb

heey..lihat ada manusia…

eh..iya…eh..mereka itu manusia jenis laki ya ?

waah, manusia..lihat..

mereka semua punya 2.

Maksutnya ? ga..ngerti..punya dua gimana ?

Ituuu…lihat yang benner dongg…

Mereka dua manusia..tapi mereka sama sama punya..

2 MATA

2 KUPING

2 LUBANG HIDUNG

2 TANGAN

2 KAKI

semuanya 2 kan ???

yang jumlahnya 1..cuman HIDUNG..MULUT..KEPALA..dan BADAN..tapi badannya juga geddde banget dibanding yang lain

hmmm, kenapa bisa gitu ya?

bisa jadi gini….

MANUSIA diharapkan LEBIH BAIK BANYAK BERBUAT daripada BANYAK OMONG ?

hehehehehhe….hyuuuks hayuuk hayyuks

ga sabar deh SAIA

Posted on December 4, 2007 by meongmeong8.
Categories: Uncategorized.

..ga sabar..ga sabar..ga sabar..

..mau cepet..mau cepet cepet liat

Film17811

mencari

Posted on December 2, 2007 by meongmeong8.
Categories: Uncategorized.

Ayesha lahir di sebuah kampung nelayan kecil, di Sussex, Inggris. Ayesha terkenal aktif di sekolahnya. Nilai-nilai pelajarannya cemerlang, namun ada hal yang membedakan dengan anak-anak lain. Bila rekan-rekan sebayanya sibuk dengan boneka, dia lebih sering mencorat-coret membuat puisi, merenung, mencari keberadaan Sang Pencipta.

Boleh dibilang bookaholic (kegemaran akan buku) mengalir dari kedua orang tuanya, Alan Scoot dan Carol Ann, serta paman dan bibinya yang rata-rata berpendidikan tinggi. Sejak kecil Ayesha dan dua adik prianya telah terbiasa dengan tumpukan buku di rumah mereka. Ketika mendengar tentang Islam, Ayesha berniat mempelajarinya. Tapi sulit sekali menemukan informasi tentang Islam. Bahkan di perpustakaan tak ada buku-buku tentang Islam, apalagi Al-Quran. Gurunya, yang diharapkan dapat memberikan informasi tentang Islam, ternyata hanya memberi jawaban ngawur. Satu-satunya yang dikatakan gurunya tentang Islam adalah orang-orang Islam telah membunuh tentara-tentara Kristen dalam perang Salib. Islam memiliki Nabi yang sangat lucu, yaitu Muhammad dan pedoman hidup mereka adalah Al-Quran. Ayesha tak tahu harus kemana dia bertanya. Apalagi Sussex jarang ditemui pendatang Muslim Timur Tengah atau Asia.

Ditengah rasa putus asa yang melandanya itu, suatu malam di usianya yang ke 13, dia berdoa,

“Oh Tuhan, siapapun atau apapun Engkau, tunjukkanlah bagaimana menemukan-Mu”.

Esoknya secara kebetulan Ayesha bertemu dengan tiga mahasiswi Muslim asal Malaysia yang sedang belajar di Sussex.

Mereka tidak pernah membujuk saya untuk masuk Islam.Kami hanya berteman. Saya perhatikan mereka masuk kamar dan melakukan shalat,

Saya tanya  Mengapa mereka shalat ?

Jawab mereka  itu salah satu ajaran agama kami”, kenang Ayesha.

Kemudian salah seorang dari mereka memberikan Ayesha sebuah buku Al-Quran terjemahan dan beberapa buku tentang Islam. Khawatir ketahuan orang tuanya, Ayesha menyembunyi kan Al-Quran dan buku-buku itu di bawah kasur.

Waktu itu saya tidak tahu bahwa Al-Quran seharusnya tidak boleh disimpan dibawah kasur,”  ujarnya terkekeh.

Pada tahun 1975, diusianya yang ke-15, dia mengambil langkah berani dalam hidupnya. Suatu malam, saat kedua orang tuanya tidur, Ayesha membasuh dirinya dalam kamar mandi. Saya berkata dalam hati;

Tuhan , saya tahu bahwa saya mandi, menyucikan diri dan berharap Engkau dapat memaklumi kebodohan saya.

Setelah itu, dia kembali ke kamar tidur. Dengan harapan disaksikan Allah, Malaikat dan Nabi Muhammad SAW, dia mengucapkan kalimat Syahadat.

Sepintar-pintar Ayesha menyimpan rahasia, toh akhirnya terbongkar juga. Orang tua Ayesha marah besar hingga menjadi pertengkaran yang hebat. Puncaknya, dia harus keluar rumah. Ini terjadi pada musim dingin 6 Desember 1976. Di tengah salju tebal,

Saya keluar rumah menjinjing kopor ditangan dan uang lima pound di saku”, kenangnya.

Bila ingin mendapat cinta Allah, maka kita akan mendapatkannya melalui cobaan. Tiap kali lulus ujian, Dia akan menganugerahkan ilmu, pengertian dan kedamaian hati”.

Ketika berusia 25 tahun, dia menikah dengan seorang mahasiswa muslim asal Malaysia, Muhammad Zaid bin Haji Sani, Beruntung, pengetahuan suaminya cukup luas sehingga dia banyak belajar darinya. Di Malaysia, Ayesha sering sibuk memenuhi undangan berceramah dikampung-kampung dan kantor pemerintah. Namun baginya, suami dan anak-anak prioritas utama. “Anak-anak adalah titipan Tuhan yang tak bernilai harganya”, ujarnya.
Bila doa seorang anak yang shaleh dan shalehah dapat menyelamatkan kedua orang tuanya dari api neraka, siapa yang tidak ingin punya anak?”, Lanjutnya.

Bicara soal keluarga, Ayesha lebih lanjut memaparkan,

Tugas kita membimbing dan menjelaskan mana yang baik dan mana yang buruk dalam pandangan Islam dan akhirnya memberi pilihan untuk memutuskan. Perempuan harus menjaga keluarganya, bukan dirinya sendiri. Bila suatu unit keluarga utuh, keluarga itu akan selamat. Bila tidak, maka akan hancur. Hancurnya keluarga adalah awal penyebab kehancuran masyarakat. Dan anak-anak adalah yang terpenting. Bila sejak dini orang tua tidak dapat mendampingi anak-anak untuk memberikan pemahaman tentang Islam, mereka akan jauh dari Islam dan sulit nantinya membentuk mereka menjadi muslim yang baik. Memberi pemahaman keislaman sejak usia muda itu yang penting,

tandas Ayesha menutup pembicaraan.

http://www.fosmil.org/bankdata/majalah.html

kalow..kata temen yang di sana,

Seorang manusia wajib mendahulukan..

yang pertama…..Agamanya

yang kedua……..Keluarga

yang ketiga……..Pekerjaannya

dan..setiap orang menjalani hidup sendiri dengan setiap pilihannya…

di sini masih terdampar